Cerita Saya : Mencari Jalan Lain


Setelah rehat dari tempat ini selama kurang lebih setengah tahun, kembali lagi saya, membuka celah-celah otak, menangkap diksi-diksi yang hampir hilang dan menciptakan peluang dan kesempatan kembali menulis sedikit dari pengalaman dalam hidup untuk setidaknya diketahui ataupun menjadi sebuah tumpuan agar tetap melangkah. Sebagian besar yang akan membaca ini sudah pasti membaca cerita - cerita sebelumnya untuk tetap membuka blog dan membaca cerita baru ini, kalianlah yang tetap menjadi kupu-kupu yang hinggap pada bunga-bunga saat hampir sampai di akhir mekarnya, kalian yang tetap melihat nektar sisa dari bunga yang hampir layu untuk setidaknya dapat tetap mengepakan sayap kalian. Hampir sirnah sudah peluang dan waktu untuk melihat kebelakang bahwa saya pernah begitu sering membagikan kehidupan saya dengan tulisan, hingga datanglah orang-orang yang tetap mengabari saya, mereka telah membaca dan sedang menunggu kapan saya melepas serbuk sari untuk sampai kepala putik hingga berbunga kembali. Demikianlah tulisan ini tercipta, menghidupkan semangat baru kedepan agar sampai pada tujuan sebenarnya untuk memberi satu tepukan kecil pada mimpi-mimpi yang lupa saya bangunkan. Cukup menjadi penghangat hati mengetahui sampai saat ini, ada kalian yang tetap membaca tulisan-tulisan cerita tanpa struktur dan kiasan lebih dari seseorang yang hanya ingin membagikan hidupnya agar ia bisa tetap hidup diantara orang-orang yang mati dari bualan semata.

Postingan Sebelumnya : Kesadaran  dan Tujuan Baru

9 bulan sudah saya tidak memikirkan kemungkinan untuk sampai pada media tulis ini, mimpi itu masih ada, tetapi terjangan hidup terlalu keras untuk sampai kembali disini, seperti yang mungkin sedikit dari kalian tahu, menulis bukan hanya tentang memikirkan diksi, tetapi juga menaruh emosi yang baik agar para pembaca dapat mengerti apa yang anda sampaikan dan merasakan apa yang anda rasakan saat menulis. Tidak sampai disitu tujuan menulis, anda juga harus tau bagaimana membawa kembali para pembaca untuk datang dan datang lagi menunggu kabar bahwa anda telah menulis lagi dan sampai pada tahap itu, inilah yang kalian dapat, keinginan untuk terus menulis karena anda tahu bahwa ada yang sedang menunggu kalian untuk terus membaca cerita kalian, merasakan emosi yang kalian taruh pada tulisan dan bahkan mengapai kabar kalian untuk sampai pada tulisan berikut atau bahkan membuka tulisan-tulisan lama kalian.

Banyak hal yang tentunya sudah saya lewati di 9 bulan ini, seperti yang kalian lihat pada sosial media saya belakangan ini, saya lebih fokus pada pekerjaan dengan ritme yang cukup cepat dan resiko yang cukup besar, tentu mimpi dan cerita yang ingin saya bagikan terlalu banyak. tetapi untuk menaruh emosi yang cukup dan niat serta mencari diksi-diksi yang tepat tentu tidak sedikit waktu yang kita harus luangkan. Saya terus memikirkan berbagai alternatif untuk menggapai mimpi dan terus membagikan cerita saya dalam meraihnya kepada anda, tentu mimpi itu hampir terkubur karena terjangan hidup yang cukup deras, saya harus memenuhi berbagai hal dengan segala potensi yang saya berikan dalam pekerjaan ini. Akhirnya sampailah saya pada waktu luang yang saya impikan ini, untuk kembali mengingatkan saya pada mimpi saya dan juga pada kalian yang membaca dan mungkin terus menunggu kedatangan tulisan berikut saya ini. Saya menulis ini untuk kalian dan tentu akhirnya, saya kembali untuk menulis berbagai hal tentang hidup saya, apalagi 9 bulan berlalu ini, cukup banyak hal dan gebrakan yang saya terpa untuk mendapat kembali peluang kecil ini untuk berbagi kehidupan saya.

Baca Juga : Menutup Tahun dengan Pengalaman Baru

Sangat banyak orang bertanya-tanya saya dimana, apa yang saya lakukan, bagaimana sampai saya tiba di tahap ini dan bagaimana dengan mimpi-mimpi dengan metafora dan penghayalan besar yang selalu saya ceritakan kepada orang-orang. Saya akui, cukup lihai saya menyembunyikannya namun tidak dapat dipungkiri orang-orang merasa saya telah hilang arah, mengutamakan hidup daripada mimpi karna mimpi itu serasa mustahil untuk digapai oleh orang-orang tanpa hak istimewa seperti saya. Pertanyaan-pertanyaan diatas tidak akan langsung terjawab ditulisan ini, karena ini hanya pengantar dari tulisan-tulisan yang akan diciptakan pada hari-hari berikutnya. Namun, saya percaya, saya tetap melihat tujuan yang sama dari awal saya menulis kata pertama di media ini, hanya saja tujuan tersebut tidak bisa digapai dengan jalan  lurus, harus ada lika-liku yang menghambat agar saya tetap sadar bahwa perjuangan mencapai tujuan besar butuh semangat yang tidak pernah padam agar selalu menjadi tumpuan saat sudah ditujuan dan akan jadi pemantik saat telah sampai ke tujuan, bahwa tidak dengan mudah saya sampai pada tititk tersebut.

Bekerja pada perusahaan dengan ritme kerja sangat cepat adalah sebuah pilihan besar yang saya buat pada awal tahun ini, pekerjaan seperti ini betul-betul sangat menguras batin, tenaga dan pikiran. Saya dipukul hebat dengan tuntutan harus beradaptasi secepat-cepatnya sampai-sampai hampir lupa bahwa pekerjaan yang saya pilih ini mungkin batu loncatan yang saya gunakan untuk menggapai mimpi besar yang saya kubur. Berawal tanpa bakat, perusahaan ini hanya melihat potensi besar yang mereka terka dari lulusan-lulusan baru yang mudah ditempa tanpa pengaruh luar untuk didoktrin begitu keras menguasai segala metode dan cara kerja yang mereka miliki. Pilihan saya? melihat potensi bagus yang mereka miliki sebagai perusahaan dan keberanian mereka menginvestasikan segalanya untuk potensi-potensi ini, ya, saya memilih untuk mencoba bukan untuk masuk sampai kedalaman yang saya tak pernah perkirakan, karena bungkusan luar perusahaan ini benar-benar sama dengan tujuan blog ini dibuat yaitu, memberikan dampak yang akan dipikirkan sejalan dengan pertumbuhan. 

Kembali Lagi : Awal Mula Penciptaan

15 tahun sudah perusahaan ini dibuat dengan dampak jangka panjang yang mereka pikirkan benar-benar dari bawah, tetapi ekspansi yang mereka lakukan di daerah terpencil saya ini baru saja berjalan 2 tahun, cukup baru untuk perusahaan besar mengambil resiko dengan menggemparkan ekspansi mereka didaerah tanpa potensi timbal balik yang baik ini. Potensi bahwa orang akan menunaikan kewajiban mereka terhadap perusahaan, potensi bahwa orang-orang yang bekerja tidak selalu profesional. Gambaran besar yang saya dapatkan adalah sebaliknya, bahwa orang-orang dengan mental di daerah kecil malahan lebih menguras tenaga, para pekerja dengan potensi besar harus mencari jalan lain, memutar otak sedemikian rupa untuk memaksa para pemakai hak mengembalikan kewajiban mereka, disinilah pekerjaan ini menjadi berat, niat baik yang dari awal diciptakan seakan menjadi kabur tak terlihat. Tujuan, moto dan slogan perusahaan menjadi begitu tidak berarti ketika diberikan pada potensi yang mereka lihat dari perhitungan yang mereka buat tanpa melihat kondisi aktual. Niat baik yang mereka tabur, seperti menyiram tumbuhan dengan air garam, ya, akan hidup pada kondisi tanah yang berminyak dan akan mati ditangan orang-orang yang tidak tahu takaran. Hal-hal ini yang membuat saya yang adalah salah satu dari sekian banyak cara yang perusahaan tempuh untuk memperbaiki cara kerja, memperbaiki metode dan kemampuan kerja hingga melihat potensi-potensi perusahaan di daerah kecil ini untuk tetap mempunyai harapan untuk berkembang mengepakkan sayapnya untuk kembali menegaskan tujuan mereka dalam membantu orang-orang didaerah memenuhi kehidupannya sendiri.

Tidak ada hal besar yang saya jaminkan pada perusahaan ini, hanyalah potensi yang mereka lihat, tetapi integritas dan profesionalitas dalam bekerja benar-benar saya limpahkan pada perusahaan ini, melihat begitu bagus mereka dari bungkusannya memperkenalkan diri mereka diluar sana. Segala potensi saya curahkan yang membawa saya mendapat terlalu banyak pengalaman yang terus terngiang-ngiang didalam pikiran bagaimana perusahaan ini membawa saya cukup jauh melangkah, dari rumah, dari mimpi yang hampir dilupakan dan dari segala yang telah saya rencanakan, membuat saya harus memilih jalan putar untuk tujuan yang saya dambakan. dengan prinsip lama all or nothing, saya benar-benar menaruh semuanya, semuanya saya beri tanpa pikir panjang karena perusahaan ini cukup disalahgunakan peruntukkanya dengan perintah-perintah munafik dari atas untuk menghasilkan angka tipuan agar disangka perusahan mendapat profit padahal sebaliknya, hanya angka bodong yang dihasilkan dari perumusan semalam agar memuaskan hati para pemilik yang punya harapan besar dengan apa yang mereka kerjakan.

Pandangan Ben : Seni Untuk Konsisten

Begitulah tahun 2025 saya dimulai, mengambil jalan jauh, merenggangkan waktu untuk tetap sampai ke tujuan ini dengan menaikkan nilai diri ke tahap yang lebih tahan banting terhadap tekanan. Ternyata kehidupan di dunia kerja yang mengandalkan tim, sangat berbeda dengan individualitas yang saya tanamkan di hari-hari hidup saya. Saya harus mengerti isi hati dan kepala orang yang tidak pernah saya lihat. Kemunafikan, rasa tidak ingin kalah, kemalasan dan tidak tahu diri adalah sedikit dari sifat-sifat yang harus saya hadapi ketika beradaptasi di tempat-tempat baru yang diberikan perusahaan kepada saya, tetapi profesionalitas dan integritas terus saya bawa sepanjang jalan, bahwa saya mempunyai tujuan untuk bekerja, bukan hanya sekedar hidup untuk bekerja. Dikejar dengan benda tajam, disembunykan untuk tetap aman, memutar fakta mencari solusi, meledakkan emosi ditempat penuh ancaman, merayu sang setan untuk tetap menapakkan kakinya ditanah adalah bagaimana gambaran profesionalitas yang saya berikan kepada perusahaan tempat saya bekerja.

Jauh dari kata sempurna, apa yang saya berikan kepada perusahaan, memang, saya sudah memberikan segalanya, namun, banyak yang lebih baik daripada saya dibidang yang sudah mereka tekuni bertahun-tahun, apalagi saya hanya seorang lulusan baru dari dasar yang berbeda, seorang teknik harus belajar marketing dari dasar, orang yang harusnya bermain dengan angka dan rumus struktur malah bermain dengan emosi manusia dan kemampuan mencari celah mendapatkan solusi untuk menekan orang menjalankan kewajibannya adalah sebuah keahlian yang cukup jarang dipunyai. Entah melihat dari sisi mana, saya terus diberikan kepercayaan begitu besar oleh perusahaan, mungkin bukan hanya saya, tetapi saya tidak pernah berpikir akan berada didalam program pilihan dari program yang sudah menjadi pilihan terdahulu. Tentunya, semua itu berkat kasih dan anugerah Tuhan, apalah daya manusia jika ia menanggung segala bebannya sendiri berjalan dalam dunia yang fana ini, Mengutip perbincangan podcast Dedy Corbuzier dengan Bobby Saputra yang mengiklankan dirinya sebagai Crazy Rich Indonesia, yang singkatnya berkata,

"Believe in Jesus, because you would take too much energy if you believe in yourself. So let Jesus do His works"

 Ya, saya tidak pernah mengira mengandalkan keyakinan, saya akan dibawa sejauh ini, sangat melelahkan jika kamu menggunakan segala kepercayaan dirimu pada pekerjaan seperti ini karena setiap detik punya resikonya sendiri, bahkan ketika anda sudah yakin bahwa anda akan mendapat pencapaian bagus dibulan ini, lalu dipatahkan oleh para pelanggan yang benar-benar berkendala untuk menjalankan tanggung jawabnya. Lalu, apa yang harus menjadi tumpuan anda saat berhadapan dengan masalah seperti ini, ya, INTEGRITAS, integritas ini sering dianggap sepeleh, orang-orang bahkan mengorbankan harga diri, kepercayaan diri dan potensi untuk melucuti integritas mereka dalam bekerja. Padahal, bekerja sesuai realita di lapangan membawa anda dalam perjalanan panjang yang memelihara hidup anda, tetapi orang-orang lebih memilih menukar integritas dengan kenyamanan sesaat untuk tidak dimarahi atasan. Budaya-budaya kerja seperti inilah yang harus diberantas, perusahaan yang merugi ketika metode baik dijalankan lebih baik daripada kerugian yang ditanggung individu karena melanggar integritas diri sendiri.

Pengenalan Blog : Ben Mind

Integritas ini pun membawa saya jauh, selangkah didepan, ya, bukan hanya integritas, tetapi mengandalkan segalanya di bawah kendali Tuhan, bahwa saya manusia biasa yang bekerja dengan tuntutan, tetapi apakah tuntutan tersebut menutupi mata petinggi dari kendala yang dihadapi para pekerja? saya rasa tidak. Menjaga integritas membawa saya sangat jauh kedepan dengan resiko yang lebih besar, terus dipercaya perusahaan untuk berkembang lebih jauh sampai pada kesempatan ini saya mendapatkan waktu luang yang saya dambakan untuk kembali pada media ini,  mengabari anda menggunakan tulisan untuk mengetahui bagaimana saya tetap berjalan menuju tujuan saya. Saya akhirnya dipercaya memimpin sebuah tim, yang mungkin akan menjadi keluarga kecil ditengah tempat perantauan saya, jauh dari rumah, saya yakin Tuhan tidak menaruh saya di tempat ini, memimpin anak-anak ini tanpa tujuan kedepan. Pendirian yang saya buat ini benar-benar menghasilkan sesuatu diluar harapan saya, tidak pernah terpikirkan dalam hidup untuk mengatur manusia-manusia besar dengan sifat-sifatnya masing-masing tentu untuk menghasilkan hidup yang berkualitas yang juga mereka impikan.

Kembali pada tulisan ini pun adalah hasil dari sebuah integritas yang saya jaga bahwa, saya harus tiba pada saat ini, menjaga integritas saya untuk terus mempertanggungjawabkan apa yang telah saya buat tidak hanya berusaha menyelesaikan, tetapi membuat ini bertahan adalah gabungan dari niat dan integritas dalam diri untuk lagi dan lagi membuat orang bertanya-tanya, apa yang membuat manusia ini terus membuat gebrakannya tanpa henti. Untuk para orang-orang yang terus bertanya-tanya apakah saya sudah kehilangan tujuan atau apakah saya sudah mengubur mimpi tersebut, tetaplah menunggu karena semuanya akan tetap ditulis pada media ini dengan penuh integritas dan keyakinan bahwa semua tujuan punya berbagai macam jalan, hanya bagaimana kamu mau sampai pada tujuan itu, apakah mengikuti jalan yang telah dibuat banyak orang tanpa cerita khusus dibaliknya, atau anda membuat jalan anda sendiri, memutar lebih jauh untuk sampai disana dengan integritas yang terus dipelihara dan akan jadi cerita baik saat tiba ditujuan anda. Hidup yang saya sedang nikmati ini adalah hidup yang diberikan Tuhan agar saya bisa lebih bersyukur dan mempertahankan integritas saya.

Instagram Project Saya : @bensattribute

Banyak cerita yang saya alami dari tanggal pertama di tahun ini yang akan terus saya ceritakan ditiap minggu mendatang, pun saya mendapatkan media-media yang lebih memumpuni agar kalian bisa berlangganan dan tidak hanya menunggu saya mengabari anda, tetapi anda dapat melihat pemberitahuan tersebut pada ponsel genggam anda, bagi anda yang terus penasaran bagaimana saya bisa melesat begitu cepat dengan integritas yang saya pertahankan, bertahanlah disini, menunggulah, banyak cerita yang belum saya lanjut dari pembuatan blog ini, ataupun cerita baru yang saya alami selama masa senggang saya dari media ini. Terus memelihara integritas pun adalah sebuah pekerjaan yang sulit karena kadang hal yang ditukar adalah kenyamanan sesaat yang anda alami .Begitulah manusia, melihat hanya apa yang dihadapi tanpa melihat perjalanan panjang yang mereka akan jejaki, tetapi percayalah mempertahankan integritas tidak hanya menguntukan bagi diri sendiri, tetapi pada lingkungan anda, bahkan lebih besar integritas berpengaruh pada masa depan saat anda berhadapan dengan permasalahan yang lebih besar.

Ulangan 3:18

"Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati

Mungkin tulisan ini akan sulit dibaca karena diksi yang tercecer tetapi, tetaplah menunggu untuk tulisan berikut, dibalik itu, tetaplah menjaga integritas anda di saat banyak orang rela menukarkan hal tersebut dengan kenyamanan yang fana. 

XOXO :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Disqus Shortname

Comments system